Terimakasih Sudah Mentertawakan

Akhirnya nulis lagi, kali ini saya pengen cerita pengalaman saya waktu SMA dan ternyata pengalaman itu terus melekat di pikiran sampe sekarang. Cerita singkatnya gini, tepat kelas 1 SMA, saya memberanikan diri ikut seleksi pengurus OSIS, dan dengan berbagai macam seleksi akhirnya diterima. Salah satu agenda bulanan OSIS adalah laporan pertanggungjawaban bulanan yang harus disampaikan didepan forum.

Saat itu giliran seksi bidang 4 dimana saya bernaung untuk melaporkan kegiatan bulannanya, dan saat itu saya yang ditunjuk untuk berbicara di depan forum. Dengan jam terbang yg rendah dan mental orang kampung yang sekolah di kota, jadilah saya sebagai bahan ejekan dan tertawaan senior dan teman-teman seangkatan lainnya, karena ketika saya berbicara, tiap jeda kata saya lampirkan kata “Eee”. Puas ditertawakan dan diejek karena keterbatasan dalam berbicara didepan umum, malu-lah saya dibuat. Seakan terintimidasi, memerah muka saat itu, dan mental saya semakin berserakan, jatuh, bahkan runtuh.

Tapi saat itu justru menjadi tamparan keras bagi saya untuk belajar. Kebetulan saat itu juga saya tergabung dalam Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM), dimana setiap malam minggu selalu ada kajian islam rutin. saat itu, salah seorang kakak di IRM menunjuk saya sebagai pembawa acara. Berbekal sebuah kertas panduan bicara, saya membacakan acara demi acara mirip seperti pembawa berita gadungan, karena hanya membaca apa yang tertera di kertas tersebut lengkap dengan intonasi yang datar. Sangat membosankan.

Tiap minggu menjadi pembawa acara, bahkan naik derajat sebagai pembaca tausyiyah, mental mulai terasah, kata “Eee” perlahan musnah, dan mulai menantang diri untuk terusah mengasah kemampuan. Keputusan terbesar akhirnya dibuat, menjadi kandidat ketua OSIS dan Alhamdulillah terpilih menantang diri untuk sehari-hari berkutat dengan ketrampilan public speaking. Titik balik itu yang akhirnya membuat saya mencintai dunia public speaking, bahkan terus mengasahnya hingga sekarang, ketika dulu ditertawakan, saat ini saya bisa berbicara didepan gubernur Jawa Tengah dan perwakilan duta besar Australia dengan dua bahasa. untuk senior dan teman-teman seperjuangan di OSIS SMA Negeri 3 Slawi, terimakasih sudah mentertawakankušŸ™‚

2 thoughts on “Terimakasih Sudah Mentertawakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s