Cerita Dibalik Piala

April 2013, saya dan beberapa rekan mengikuti sebuah kompetisi Public Relations (PR ; kehumasan) di Universitas Indonesia. Ini adalah kompetisi PR kedua yang saya ikuti setelah kompetisi sebelumnya gagal. Dengan mengangkat tema politik, tim kami membuat proposal PR untuk kampanye politik calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Heru Sudjatmoko. Kenekatan saya bertambah karena saya mengajak dua mahasiswa baru angkatan 2012 (Gustiasa dan Pinastika) yang notabene masih bau kencur untuk urusan PR apalagi kompetisi semacam ini. Tapi dalam hati saya percaya bahwa mereka bisa belajar dan beradaptasi dengan baik.

Singkat cerita, kami banyak berdiskusi dengan dosen, senior, dan teman untuk merumuskan sebuah proposal kampanye politik yang anti mainstreem, bermartabat, dan idenya out of the box. Puluhan Mahasiswa mendaftarkan karyanya, dan hanya diambil 10 besar untuk maju ke babak final, dan kami adalah terpilih sebagai salah satu dari 10 finalis, dan satu-satunya yang mewakili UNDIP di kategori kompetisi PR. Sebuah keajaiban bagi kami bisa lolos ke 10 besar.

Tibalah kami di Universitas Indonesia untuk berjuang kembali memperebutkan tiga tempat teratas. Melihat finalis lain yang datang dari berbagai penjuru wilayah di Indonesia, nyali kami menciut, degradasi mental kami rasakan. Apalagi ini pengalaman pertama saya masuk final dan membawa dua kurcaci bau kencur, anak baru yang nekad ikut kompetisi. Tibalah brief kompetisi final, masing-masing tim mendapat satu nama tokoh untuk di-branding menjadi presiden 2014. Entah kesialan apa yang menimpa kami, muncullah nama bang Haji Rhoma Irama yang harus kami branding. Entah harus bahagia atau sedih saat itu, tapi muncul perasaan was-was apakah kami bisa mengerjakan brief final atau tidak.

Tiga belas jam waktu yang diberikan untuk membuat proposal dan materi presentasi. Singkat cerita (cerita tentang brief final yang saya buat bisa dilihat di http://rumahusaha.com/portal/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=380), selesailah kami kerjakan dengan penuh perjuangan, waktu istirahat yang minim, dan diskusi yang alot. Pada sesi penjurian dan presentasi, kami berusaha tampil se-rileks mungkin, dan mencoba memaparkan program dengan penuh rasa percaya diri. Hari itu, seakan adrenalin kami memuncak, rasa percaya diri kami membersar, kami penuh semangat untuk menyajikan presentasi di depan juri yang notabene orang-orang hebat dan berpengalaman di bidangnya.

Menunggu saat pengumuman, muka kami pucat, detak jantung berpacu keras, perasaan gelisah terus menghantui, apalagi melihat teman-teman satu delegasi dari UNDIP hempir semua menyabet gelar. Tibalah kategori PR diumumkan, dan NAMA KAMI DISEBUTKAN SEBAGAI JUARA 3! Suasana pecah, kegembiraan meluap, ucapan selamat berdatangan. Lega, itu yang kami rasakan saat itu. Juara memang jadi harapan besar bagi kami saat itu, tapi lebih dari itu, harapan terbesar kami adalah kami bisa BELAJAR.

Saat itu mata saya mulai terbuka, saya mulai belajar bahwa diluar sana banyak orang hebat dan bahkan lebih hebat dari kita, maka janganlah kita sombong. Usia dan pengalaman bukan indikator kehebatan dan keberhasilan kita, lebih dari itu, kemauan untuk belajar dan kerendahan hati menjadi kunci utama, buktinya anak baru saja bisa juara. Jadi tidak ada alasan usia untuk berhasil. Dan yang terakhir, menang itu masalah mental. Prinsip itu yang kami pegang dalam menghadapi kompetisi. Bahwa kemenangan datang kepada mereka yang bermental menang, yaitu kombinasi dari mental kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas. Bahwa kemanangan datang kepada mereka yang bermimpi dan percaya akan mimpinya!🙂

2 thoughts on “Cerita Dibalik Piala

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s